Pages

Rabu, 01 April 2015

Rumus Faktorisasi Aljabar

 
A. UNSUR - UNSUR ALJABAR 
 1. Variabel, Konstanta, dan Faktor
Perhatikan bentuk aljabar 5x + 3y + 8x – 6y + 9. Pada bentuk aljabar tersebut, huruf x dan y disebut variabel. Variabel adalah lambang pengganti suatu bilangan yang belum diketahui nilainya dengan jelas. Variabel disebut juga peubah. Variabel biasanya dilambangkan dengan huruf kecil a, b, c, ..., z.
Adapun bilangan 9 pada bentuk aljabar di atas disebut konstanta. Konstanta adalah suku dari suatu bentuk aljabar yang berupa bilangan dan tidak memuat variabel. Jika suatu bilangan a dapat diubah menjadi a = p X q dengan a, p, q bilangan bulat, maka p dan q disebut faktor-faktor dari a.
Pada bentuk aljabar di atas, 5x dapat diuraikan sebagai 5x = 5 X x atau 5x = 1 X 5x. Jadi, faktor-faktor dari 5x adalah 1, 5, x, dan 5x. Adapun yang dimaksud koefisien adalah faktor konstanta dari suatu suku pada bentuk aljabar. Perhatikan koefisien masing-masing suku pada bentuk aljabar 5x + 3y + 8x – 6y + 9. Koefisien pada suku 5x adalah 5, pada suku 3y adalah 3, pada suku 8x adalah 8, dan pada suku –6y adalah –6.

2. Suku Sejenis dan Suku Tak Sejenis

a) Suku adalah variabel beserta koefisiennya atau konstanta pada bentuk aljabar yang dipisahkan oleh operasi jumlah atau selisih.
Suku-suku sejenis adalah suku yang memiliki variabel dan pangkat dari masing-masing variabel yang sama. Contoh: 5x dan –2x, 3a2 dan a2, y dan 4y, ...
Suku tak sejenis adalah suku yang memiliki variabel dan pangkat dari masing-masing variabel yang tidak sama. Contoh: 2x dan –3x2, –y dan –x3, 5x dan –2y, ...
b) Suku satu adalah bentuk aljabar yang tidak dihubungkan oleh operasi jumlah atau selisih. Contoh: 3x, 2a2, –4xy, ...
c) Suku dua adalah bentuk aljabar yang dihubungkan oleh satu operasi jumlah atau selisih. Contoh: 2x + 3, a2 – 4, 3x2 – 4x, ...
d) Suku tiga adalah bentuk aljabar yang dihubungkan oleh dua operasi jumlah atau selisih. Contoh: 2x2 – x + 1, 3x + y – xy, ...
Bentuk aljabar yang mempunyai lebih dari dua suku disebut suku banyak.
B. OPERASI HITUNG PADA ALJABAR
1. Penjumlahan dan Pengurangan Bentuk Aljabar
Pada bentuk aljabar, operasi penjumlahan dan pengurangan hanya dapat dilakukan pada suku-suku yang sejenis. Jumlahkan atau kurangkan koefisien pada suku-suku yang sejenis.
2. Perkalian
Perlu kalian ingat kembali bahwa pada perkalian bilangan bulat berlaku sifat distributif perkalian terhadap penjumlahan, yaitu a X (b + c) = (a X b) + (a X c) dan sifat distributif perkalian terhadap pengurangan, yaitu a X (b – c) = (a X b) – (a X c), untuk setiap bilangan bulat a, b, dan c. Sifat ini juga berlaku pada perkalian bentuk aljabar.
3. Perpangkatan
Coba kalian ingat kembali operasi perpangkatan pada bilangan bulat. Operasi perpangkatan diartikan sebagai perkalian berulang dengan bilangan yang sama. Hal ini juga berlaku pada perpangkatan bentuk aljabar. Pada perpangkatan bentuk aljabar suku dua, koefisien tiap suku ditentukan menurut segitiga Pascal. Misalkan kita akan menentukan pola koefisien pada penjabaran bentuk aljabar suku dua (a + b)n, dengan n bilangan asli.
Perhatikan uraian berikut:

Pada segitiga Pascal tersebut, bilangan yang berada di bawahnya diperoleh dari penjumlahan bilangan yang berdekatan yang berada di atasnya.
4. Pembagian
Hasil bagi dua bentuk aljabar dapat kalian peroleh dengan menentukan terlebih dahulu faktor sekutu masing-masing bentuk aljabar tersebut, kemudian melakukan pembagian pada pembilang dan penyebutnya.
5. Substitusi pada Bentuk Aljabar
Nilai suatu bentuk aljabar dapat ditentukan dengan cara menyubstitusikan sebarang bilangan pada variabel-variabel bentuk aljabar tersebut.
6. Menentukan KPK dan FPB Bentuk Aljabar
Coba kalian ingat kembali cara menentukan KPK dan FPB dari dua atau lebih bilangan bulat. Hal itu juga berlaku pada bentuk aljabar. Untuk menentukan KPK dan FPB dari bentuk aljabar dapat dilakukan dengan menyatakan bentuk-bentuk aljabar tersebut menjadi perkalian faktor-faktor primanya. Perhatikan contoh berikut:
C. PECAHAN BENTUK ALJABAR
1. Menyederhanakan Pecahan Bentuk Aljabar
Suatu pecahan bentuk aljabar dikatakan paling sederhana apabila pembilang dan penyebutnya tidak mempunyai faktor persekutuan kecuali 1, dan penyebutnya tidak sama dengan nol. Untuk menyederhanakan pecahan bentuk aljabar dapat dilakukan dengan cara membagi pembilang dan penyebut pecahan tersebut dengan FPB dari keduanya.
2. Operasi Hitung Pecahan Aljabar dengan Penyebut Suku Tunggal
a. Penjumlahan dan pengurangan
Pada bab sebelumnya, kalian telah mengetahui bahwa hasil operasi penjumlahan dan pengurangan pada pecahan diperoleh dengan cara menyamakan penyebutnya, kemudian menjumlahkan atau mengurangkan pembilangnya. Kalian pasti juga masih ingat bahwa untuk menyamakan penyebut kedua pecahan, tentukan KPK dari penyebut-penyebutnya. Dengan cara yang sama, hal itu juga berlaku pada operasi penjumlahan dan pengurangan bentuk pecahan aljabar. Perhatikan contoh berikut:


b. Perkalian dan pembagian
Perkalian pecahan aljabar tidak jauh berbeda dengan perkalian bilangan pecahan. Perhatikan contoh berikut:
c. Perpangkatan pecahan bentuk aljabar
Operasi perpangkatan merupakan perkalian berulang dengan bilangan yang sama. Hal ini juga berlaku pada perpangkatan pecahan bentuk aljabar. Perhatikan contoh berikut:

Rumus bilangan bulat


Haii sobat blogger...Kali ini saya akan memposting berbagai rumus matematika yang dapat membantu anda semua mengerjakan tugas,,
berikut rumus yang akan saya posting : 

RUMUS-RUMUS BILANGAN BULAT

1. Bilangan bulat terdiri dari bilangan bulat negatif, nol, dan bilangan bulat positif.
2. Sifat-sifat penjumlahan pada bilangan bulat:
a. Sifat tertutup
Untuk setiap bilangan bulat a dan b, berlaku a + b = c dengan c juga bilangan bulat.
b. Sifat komutatif
            Untuk setiap bilangan bulat a dan b, selalu berlaku a + b = b + a.
c. Sifat asosiatif
            Untuk setiap bilangan bulat a, b, dan c selalu berlaku (a + b) + c = a + (b + c).
d. Mempunyai unsur identitas
Untuk sebarang bilangan bulat a, selalu berlaku a + 0 = 0 + a. Bilangan nol (0) merupakan unsur identitas pada penjumlahan.
e. Mempunyai invers
Untuk setiap bilangan bulat a, selalu berlaku a + (–a) = (–a) + a = 0. Invers dari a adalah –a, sedangkan invers dari –a adalah a.
3. Jika a dan b bilangan bulat maka berlaku a – b = a + (–b).
4. Operasi pengurangan pada bilangan bulat berlaku sifat tertutup.
5. Jika p dan q bilangan bulat maka
a. p x q = pq;
b. (–p) x q = –(p x q) = –pq;
c. p x (–q) = –(p x  q) = –pq;
d. (–p) x (–q) = p x  q = pq.
6. Untuk setiap p, q, dan r bilangan bulat berlaku sifat
a. tertutup terhadap operasi perkalian;
b. komutatif: p x q = q x p;
c. asosiatif: (p x q) x r = p x (q x  r);
d. distributif perkalian terhadap penjumlahan: p x (q + r) = (p x q) + (p x  r);
e. distributif perkalian terhadap pengurangan: p x (q – r) = (p x q) – (p x  r).
7. Unsur identitas pada perkalian adalah 1, sehingga untuk setiap bilangan bulat p berlaku p x 1 = 1 x p = p.
8. Pembagian merupakan operasi kebalikan dari perkalian.
9. Pada operasi pembagian bilangan bulat tidak bersifat tertutup.
10. Apabila dalam suatu operasi hitung campuran bilangan bulat tidak terdapat tanda kurung, pengerjaannya berdasarkan sifat-sifat operasi hitung berikut.
a. Operasi penjumlahan (+) dan pengurangan (–) sama kuat, artinya operasi yang terletak di sebelah kiri dikerjakan terlebih dahulu.
b. Operasi perkalian ( 􀁵 ) dan pembagian (:) sama kuat, artinya operasi yang terletak di sebelah kiri dikerjakan terlebih dahulu.
c. Operasi perkalian ( 􀁵 ) dan pembagian (:) lebih kuat daripada operasi penjumlahan (+) dan pengurangan (–), artinya operasi perkalian (􀁵 ) dan pembagian (:) dikerjakan terlebih dahulu daripada 
 operasi penjumlahan (+) dan pengurangan (–) 

smoga dapat bermanfaat yya teman

Rumus Matematika


Selamat malam teman - teman kali ini saya ingin memposting berbagai macam rumus kepada kalian nih salah satu nya tentang :

Tangga Satuan Panjang

tangga satuan panjang
Gambar diatas merupakan tangga satuan panjang dimana setiap satuan jika di konversikan atau di ubah kedalam satuan diatasnya maka harus dibagi dengan 10 apabila kebawah maka harus dikali 10.

contoh :

1 cm = 10 mm
1 m = 10 dm = 100 cm = 1000 mm
1 km = 1 hm = 100 dam = 1000 m

Tangga Satuan Luas

satuan luas
Perbedaan satuan luas dan satuan panjang adalah jika satuan panjang tanpa kuadrat sebaliknya satuan luas dengan kuadrat jika satuan panjang dinaikan atau di turunkan harus dibagi 10 maka satuan luas angka 10 tersebut juga dikudratkan menjadi 100, maka dalam tangga satuan luas jika satuan dinaikkan maka wajib di bagi dengan 100 sebaliknya jika satuan panjang diturunkan maka harus dikalikan dengan 100.

contoh :

1 cm2 = 100 mm2
1 m2 = 100 dm2 = 10.000 cm2 = 1.000.000 mm2
1 km2 = 100 hm2 = 10.000 dam2 = 1.000.000 m2

Tangga Satuan Berat

satuan berat
Seperti tangga satuan panjang, tangga satuan berat juga mempunyai perhitungan yang sama yaitu setian naik tingkat satu tangga maka harus dibagi 10 (sepuluh) begisebaliknya.


contoh :
1 cg = 10 mg
1 g = 10 dg = 100 cg = 1000 mg
1 kg = 10 hg = 100 dag = 1000 g

Tangga Satuan Isi

contoh :
1 cl = 10 ml
1 l = 10 dm = 10 dl = 100 cl = 1000 ml
1 kl = 10 hl = 100 dal = 1000 l


Untuk satuan isi yang kedua biasa, pada pangkat diatas biasa disebut dengan kibik, maka m3 dilafalkan dengan meter kibik/kubik. di gambar diatas setiap naik/turun maka harus dibagi/dikali dengan 103 = 1000.

contoh :
1 cm3 = 1.000 mm3
1 m3 = 1.000 dm3 = 1.000.000 cm3 = 1.000.000.000 mm3
1 km3 = 1.000 hm3 = 1.000.000 dam3 = 1.000.000.000 m3
1 cm3 = 1 cc

Satuan Waktu

1 abad = 100 tahun
1 windu = 8 tahun
1 tahun = 12 bulan
1 bulan = 4 minggu
1 minggu = 7 hari
1 bulan = 29/30/31 hari
1 jam = 60 menit
1 menit = 60 detik

Semoga Bermanfaat yya

Kisi kisi Ujian Nasional tahun pelajaran 2014/2015

Haii teman teman.. Tak terasa nih Ujian Nasional udah dekat.. Nih aku mau berbagi sama kalian prediksi-prediksi Ujian Nasional SMP tapi hanya 2 mata pelajaran yang susah aja ya..
2. Predeksi IPA (http://downloads.ziddu.com/download/24444988/IPA-2A.pdf.html)
3. Kunci Jawaban dan pembahasan Mapel IPA ( http://downloads.ziddu.com/download/24444990/4_KUNCI_DAN_PEMBAHASAN_TUKPD_2_SMP-MTs_IPA.pdf.html)
4. Prediksi Matematika (http://downloads.ziddu.com/download/24445020/MAT-2B.pdf.html)
Semoga bermanfaat yya bagi kalian semua,,,

Minggu, 29 Maret 2015

About Lee Minho

Biodata Lee Min Ho

Nama Lengkap: Lee Min Ho
Nama Lain: Min Ho
Tanggal Lahir: 22 Juni 1987
Tempat Lahir: Seoul, Korea Selatan
Kewarganegaraan: Korea Selatan
Populer Sejak: Berperan sebagai Goo Joon Pyo di serial “Boys Before Flowers” (2009)
Tinggi Badan: 187m
Berat Badan: 71kg
Zodiak: Cancer
Golongan Darah: A
Hobi: Nonton film, olahraga, main games, main bola
Makanan Favorit: Semua jenis daging khususnya daging sapi
Musik Favorit: Pop, ballad
Pacar: Park Min Young (aktris, mantan)
Pendidikan: Konkuk University (Bachelor’s degree in Film & Arts)
Agama: Kristen (Katolik Roma)
Profesi: Aktor
Talent Agency: Starhaus Entertainment
Twitter: https://twitter.com/actorleeminho
Facebook: https://www.facebook.com/OfficialLeeMinho
Serial Drama
  • Romance (MBC, 2002)
  • Sharp 1 (KBS2, 2003)
  • Nonstop 5 (MBC, 2004)
  • Love Hymn (MBC, 2005)
  • Secret Campus (EBS, 2006)
  • Mackerel Run (SBS, 2007)
  • I’m Sam (KBS2, 2007)
  • Get Up (MBC, 2008)
  • Boys Before Flowers (KBS2, 2009)
  • Personal Preference (MBC, 2010)
  • City Hunter (SBS, 2011)
  • Faith (SBS, 2012)
  • The Heirs (SBS, 2013)
Ost Drama
  • Painful Love – The Heirs OST (2013)
Film
  • Repechage (1997)
  • Ghost Lives (2004)
  • Arang (2006)
  • Humming (2007)
  • Public Enemy Returns (2008)
  • Our School E.T (2008)
  • Gangnam Blues (2014)
Penghargaan
  • 2009 MTN Broadcast Advertisement Festival: Most Popular Advertisement Model
  • 2009 45th Baeksang Arts Awards: Best Newcomer Actor Award (Boys Over Flowers)
  • 2009 KBS Drama Awards: Male Rookie Award (Boys Over Flowers)
  • 2009 KBS Drama Awards: Best Couple Award dengan Goo Hye-sun (Boys Over Flowers)
  • 2010 Mnet 20’s Choice Awards: Hot Actor
  • 2010 MBC Drama Awards: Excellence Award (Personal Taste)
  • 2011 Korea Drama Festival Awards: Best Actor Award (City Hunter)
  • 2011 Korea Drama Festival Awards: Hallyu Star Award (City Hunter)
  • 2011 SBS Drama Awards: Top Excellence Award (City Hunter)
  • 2011 SBS Drama Awards: Netizen Popularity Award (City Hunter)
  • 2011 SBS Drama Awards: Teen Star Award (City Hunter)
  • 2012 SBS Drama Awards: Best Actor in Miniseries (Faith)
  • 2012 SBS Drama Awards: Top 10 Stars Award (Faith)
  • 2013 DramaFever Awards: Best Actor (Faith)
  • 2013 DramaFever Awards: Best Couple dengan Kim Hee-sun (Faith)
  • 2013 Sohu Media Awards: Best Popular International Actor
  • 2013 Baidu Feidian Awards: Best Asian Actor (The Heirs)
  • 2013 SBS Drama Awards: Best Actor in Miniseries (The Heirs)
  • 2013 SBS Drama Awards: Top Excellence, Mid-Length Series (The Heirs)
  • 2013 SBS Drama Awards: Most Popular Star (The Heirs)
  • 2013 SBS Drama Awards: Best Couple dengan Park Shin-hye (The Heirs)
  • 2013 SBS Drama Awards: Best Dressed (The Heirs)
  • 2013 SBS Drama Awards: Top 10 Stars (The Heirs)


Foto Lee Minho



 




Senin, 23 Februari 2015

Sejarah mengenai tragedi Nasional - IPS | IX SMP

Pemberontakan APRA (Angkatan Perang Ratu Adil),
Andi Azis, dan Republik Maluku Selatan (RMS)

  1. Pemberontakan APRA:
  1. Tokoh:
Gerakan APRA dipimpin oleh Kapten Raymond Westerling, dan didalangi oleh Sultan Hamid II.
  1. Latar Belakang dan tujuan:
  1. Latar belakang: Gerakan APRA didalangi oleh kelompok kolonialis Belanda yang ingin mengamankan kepentingan ekonominya di Indonesia.
  2. Tujuan pemberontakan APRA adalah mempertahankan bentuk federal, berdirinya negara federal, dan adanya tentara sendiri di setiap negara bagian.
  1. Aksi Gerakan
  1. Pada tanggal 23 Januari 1950, Westerling dan pasukannya merebut tempat-tempat penting di Bandung, membunuh anggota TNI, dan menduduki markas staf Divisi Siliwangi.
  2. Menyerang kabinet RIS dan akan membunuh beberapa orang menteri. Namun dapat digagalkan.
  1. Upaya penumpasan:
  1. Pemerintah Indonesia melancarkan operasi militer pada tanggal 24 Januari 1950.
  2. Di Jakarta, diadakan perundingan antara Drs. Moh. Hatta dengan Komisaris Tinggi Belanda. Hasilnya Mayor Engels mendesak Westerling dan pasukan APRA meninggalkan kota Bandung.
  3. Melakukan penangkapan terhadap Westerling dan Sultan Hamid II, namun Westerling berhasil melarikan diri.
  4. Dampak dari gerakan APRA adalah parlemen Negara Pasundan mendesak agar negara tersebut dibubarkan dan terjadi pada tanggal 27 Januari 1950.
  1. Pemberontakan Andi Azis:
  1. Tokoh:
Pemberontakan Andi Azis dipelopori oleh Kapten Andi Azis, seorang Komandan Kompi APRIS bekas KNIL.
  1. Latar belakang dan tujuan:
  1. Latar belakang pemberontakan Andi Azis adalah penolakan pemerintah RIS atas tuntutan Andi Azis yang menginginkan agar APRIS dari unsur KNIL di Ujungpandang saja yang bertanggung jawab atas keamanan NIT.
  2. Penolakan terhadap kehadiran TNI ke Sulawesi Selatan.
  3. Tujuan pemberontakan Andi Aziz adalah mempertahankan keberadaan Negara Indonesia Timur.
  1. Aksi gerakan
  1. Pada tanggal 5 April 1950, pasukan Andi Azis menduduki obyek-obyek penting seperti lapangan terbang dan kantor Telkom.
  2. Menawan pejabat panglima Tentara dan Teritorium Indonesia Timur, Letkol A.Y.Mokoginta.
  1. Upaya penumpasan:
  1. Pada tanggal 8 April 1950, pemerintah memberi ultimatum agar dalam waktu 4 x 24 jam Andi Azis menyerah. Namun Andi Azis tidak segera melapor.
  2. Mengirim pasukan yang dipimpin Mayor Worang untuk menangkap Andi Azis.
  3. Pada tanggal 26 April 1950, mengirimkan pasukan di bawah Kolonel A.E. Kawilarang untuk menumpas habis pemberontakan Andi Azis yang dilakukan oleh pasukan KL dan KNIL.


  1. Pemberontakan RMS:
  1. Tokoh:
Pemberontakan Republik Maluku Selatan (RMS) didalangi oleh Mr. Dr. Christian Robert Steven Soumokil, bekas Jaksa Agung NIT.
  1. Latar belakang dan tujuan
  1. Penyebab gerakan RMS adalah ketidakpuasan dengan terjadinya proses kembali ke NKRI.
  2. Tujuan RMS adalah memproklamasikan Republik Maluku Selatan yang terpisah dari NIT dan RIS.
  1. Aksi gerakan
  1. Pada tanggal 24 April 1950, Soumokil memproklamasikan berdirinya RMS.
  2. Meminta perhatian, dukungan, dan perlindungan dari negaranegara luar seperti Belanda,
  3. Amerika Serikat, dan Komisi Perdamaian untuk Indonesia.
  1. Upaya penumpasan
  1. Menggunakan jalan damai dengan mengirimkan utusan dr. Leimena, namun mengalami kegagalan.
  2. Menggelar operasi dan ekspedisi militer yaitu Gerakan Operasi Militer yang dipimpin Kolonel Alex Kawilarang.
  3. Dalam perebutan Benteng New Victoria, Letkol Slamet Riyadi gugur.
  4. Pada tanggal 2 Desember 1963, Dr. Soumokil berhasil ditangkap dan diadili.

Jumat, 06 Februari 2015

About Shaheer Sheikh

Profil Pemeran Arjuna Mahabharata (Shaheer Sheikh)
Shaheer Seikh lahir di Badherwah, India pada tanggal 26 Maret 1984 silam.Pria yang sekarang genap berusia 30 tahun ini merupakan seorang muslim karena ia lahir ditengah-tengah keluarga muslim. Sejak masih kecil sampai remaja Seikh dibesarkan dikota Jammu, yang merupakan sebuah kota yang terkenal karena keelokan alamnya serta pemandangan kota nan mengagumkan.Selain sebagai aktor,fotografer dan model Seikh ternyata tidak pernah berniat meninggalkan pendidikan formalnya dibangku sekolah terbukti nama Saheer Seikh bahkan tercatat sebagai seorang sarjana Hukum di Universitas Bharati Vidyapeeth dengan nilai yang membanggakan.
Biodata Saheer Sheikh :
Nama : Shaheer Sheikh.Tanggal lahir : 26 Maret 1984Status : LajangAgama : Islam.Kota asal : BhadarwahDomisili : MumbaiHobi : Fotografi
Serial filmografi : 
Kya Mast Hai Life (Disney India) sebagai Vir Mehra
Jhansi Ki Rani (Zee TV) sebagai Nana Sahib
Best of Luck Nikki (Disney India) sebagai Ritesh
Navya (Star Plus) sebagai Anant Bhajpai
Teri Meri Love Stories (Star Plus) sebagai Nityanand -> 1 episode
Mahabharata (Star Plus) sebagai Arjuna.
Berikut Foto-Foto Terbaru Arjuna (shaheer sheikh)
twitter : @shaheer_s
Instagrama : shaheernawaz













 
shaheer-sheikh-6

                                           shaheer-sheikh-4

sekian yang dapat saya postingkan. Smoga bermanfaat untuk para shaheerholic